Jasa Marga Sebarkan 4 Ribu Pegawai

Artikel Pesona Cipta
July 27, 2018
Menjadikan Indonesia Pusat Outsourcing Terbaik di Dunia
August 6, 2018

PT Jasa Marga Tbk, memastikan bahwa seluruh jalan tol Jakarta Bogor Depok Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) tetap beroperasi normal dan tidak ada gangguan transaksi.

Jasa Marga memastikan petugas operasionalnya tetap siap melayani transaksi lalu lintas tol terkait dengan rencana mogok kerja 1.000 pegawai PT Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JLJ), anak perusahaan Jasa Marga, pada 28-30 Oktober 2015.

“Kami memastikan bahwa seluruh petugas operasional kami yang tersebar di wilayah Jabodetabek sebanyak 4.000 orang siap melayani 2,3 juta volume lalu lintas transaksi yang melintasi jalan tol dengan aman,” kata Corporate Secretary Jasa Marga Mohammad Sofyan, Rabu 21 Oktober 2015.

Sofyan mengungkapkan, penyebaran 4.000 pegawai ini untuk menjaga keamanan dan kelancaran pengguna jalan tol, serta memastikan fungsi dan peran jalan tol tetap berjalan dengan baik, sebagaimana yang diamanatkan undang-undang tentang Jalan No.38 tahun 2004.

Jasa Marga, lanjut Sofyan, siap memberikan tindakan tegas kepada para pegawai yang mengganggu pengoperasian fasilitas jalan tol di Jabodetabek.

“Kami tidak segan mengambil langkah tegas untuk mengamankan fasilitas negara dan mengamankan pengguna jalan tol yang melakukan aktivitas ekonomi dan distribusi barang jasa,” ujarnya

Menurut Sofyan, jalan tol merupakan bagian dari sistem jaringan jalan nasional yang mempunyai peranan penting sebagai sarana transportasi dan distribusi barang dan jasa. Jasa Marga akan menindak tegas pihak-pihak yang mencoba mengganggu fungsi dan peran jalan tol, serta menyebabkan ketidaknyamanan pengguna jalan.

Ribuan pekerja JLJ akan melakukan aksi mogok sebagai bentuk kekecewaan para pekerja berstatus kontrak dan pekerja alih daya (outsourching) yang tidak juga diangkat menjadi pegawai tetap. Aksi mogok kerja dikhawatirkan akan mematikan operasional jalan tol lingkar luar Jakarta-Cikampek, Jakarta Bogor, Tol Tanjung Priok, Tol Bekasi, dan Tol Tangerang.

Berkaitan dengan tenaga outsourching pengumpulan tol, Sofyan menegaskan, Jasa Marga telah membentuk PT Jasa Layanan Operasi (JLO) untuk menjadikan tenaga alih daya menjadi karyawan tetap di PT JLO.

“Hal ini, kami lakukan selain untuk memenuhi ketentuan pemerintah tentang tenaga alih daya, juga untuk memberikan kepastian pekerjaan dan kesejahteraan,” katanya.

Diutarakannya, upaya pengalihan tenaga alih daya menjadi karyawan tetap dilakukan dengan tidak menimbulkan pemutusan hubungan kerja (PHK), tidak mengurangi kesejahteraan, dan tidak mengurangi hak-hak tenaga alih daya.

 

Sumber : https://www.viva.co.id/berita/bisnis/689705-jasa-marga-sebarkan-4-ribu-pegawai-amankan-jalan-tol

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp WhatsApp us