Penjelasan Umum Covid-19

https://pixabay.com/photos/morning-positive-sky-beautifull-2264051/
Selalu Berpikir Positif
September 24, 2019
PT Pesona Cipta Berbagi ke Panti Asuhan Di Tengah Pandemi
May 23, 2020

Image by badafest from Pixabay

Sebelum melangkah lebih jauh, terkadang kita menemukan beberapa istilah yang cukup membingungkan terkait istilah yang menyangkut virus corona, yakni COVID-19 dan juga istilah Sars-Cov2 atau Sars-Cov-2. Apakah arti dari kata-kata tersebut?

COVID-19

Kita mulai dengan istilah COVID-19, yang lebih sering kita sebut dalam percakapan atau penulisan istilah. Ketahuilah, bahwa penulisan COVID-19 merupakan tulisan yang standard menurut WHO (World Health Organization), atau organisasi PBB yang tentang kesehatan dunia. Pada istilah Covid-19, untuk kata ‘Co‘ adalah singkatan dari corona, ‘Vi‘ untuk virus, ‘D‘ untuk penyakit (atau bahasa Inggrisnya: disease) dan ‘19‘ menunjukkan tahun di mana virus ini diidentifikasi untuk pertama kali. Jadi, arti dars kata Covid-19 adalah nama penyakitnya.

SARS-COV-2

Selanjutnya, adalah tentang istilah ini. SARS merupakan singkatan dari Severe Acute Respiratory Syndrome, atau secara umum bisa dikatakan penyakit berat yang menyerang sistem pernafasan. Seperti diketahui, sistem pernafasan manusia, mengandalkan paru-paru. SARS-COV-2, atau SARS Cov tipe 2, adalah nama virus yang menyebabkan penyakit COVID-19. Sehingga, dengan penjelasan ini, kita bisa membedakan, mana virus yang menyebabkan penyakitnya, mana sebutan untuk penyakitnya. Virus ini secara genetik ada kesamaan dengan virus corona penyebab SARS, wabah yang menyebabkan sindrom pernapasan akut pada 2002-2003 silam, namun itu bukan virus yang sama.

Konsep penyebutan COVID-19 dan SARS-COV-2, mirip dengan istilah HIV dan AIDS. WHO juga menekankan kalau istilah terkait virus corona mirip dengan penyebutan untuk HIV dan AIDS. HIV adalah nama virusnya, sedangkan AIDS adalah penyakitnya.

Pengertian Virus

Jadi, kita telah mengetahui bahwa penyebab penyakit COVID-19 adalah virus. Lalu apakah arti virus yang sebenarnya? Virus adalah organisme yang sangat kecil, yang lebih kecil dari bakteri, dan hanya bisa terlihat dari peralatan microskop elektron atau mikroskop canggih. Virus adalah organisme parasit, yang mana ia membutuhkan inang untuk bertahan hidup. Virus harus menemukan inang untuk bereproduksi, termasuk melalui sel tubuh manusia.

Virus dapat menginvasi sel dalam tubuh manusia dan menggunakan komponen dalam sel untuk tumbuh dan berkembang biak. Beberapa virus bahkan membunuh sel induk sebagai bagian dari fungsi bertahan hidup.

Bagaimana Virus Sars-Cov-2 Bisa Menyebar?

WHO menyatakan bahwa penyebaran virus corona Sars-Cov-2 terjadi melalui percikan air liur (droplet). Virus tersebut hidup dalam percikan (droplet) tersebut, bukan melayang-layang di udara. Jika air liur tersebut jatuh ke badan orang lain (baik karena proses bersin atau batuk), maka virus pun pindah ke tubuh manusia lain yang sehat.
Itulah mengapa, kita dianjurkan untuk sering-sering cuci tangan menggunakan sabun. Karena sabun akan membunuh virus yang menempel pada tubuh manusia. Dan tangan adalah lokasi yang paling potensial untuk terjadi persebarang virus, misalnya dengan cara berjabat tangan.
Selain sering cuci tangan, kita juga harus selalu berjaga jarak, dari orang lain. Hal ini penting dilakukan, supaya untuk menghindari proses bersentuhan dengan orang lain.

Persoalan yang cukup rumit adalah kita tidak bisa tahu apakah orang di sekitar kita bebas dari virus atau tidak. Karena, orang yang di dalam tubuhnya ada virus Sars-Cov-2 ini, tidak selalu menunjukkan gejala-gejala penyakit. Itulah mengapa, social distancing, atau jaga jarak, sangat dianjurkan oleh semua orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp WhatsApp us